Kasus Pemerkosaan Anak di Sampang, Polisi Dalami Grup "Teh Gembul" Buatan Para Tersangka

Penyidikan kasus dugaan pemerkosaan secara bergilir terhadap seorang anak berusia 15 tahun di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, mengungkap fakta baru.
Polisi menemukan para tersangka sempat membuat grup WhatsApp (WA) bernama "Teh Gembul" untuk berkomunikasi.
Kapolres Sampang AKBP Hartono membenarkan keberadaan grup bernama tersebut. Namun, saat penyidik melakukan penelusuran, grup itu sudah tidak lagi aktif karena para anggotanya keluar setelah penangkapan terhadap salah satu tersangka.
"Mereka membuat grup bernama Teh Gembul," ujarnya, Jumat (17/7/2026), dilansir dari TribunJatim.
Menurut dia, penyidik juga belum dapat mengetahui isi percakapan dalam grup tersebut karena riwayat chat telah hilang.
Meski demikian, polisi memastikan grup percakapan tersebut memang dibuat oleh para tersangka.
Penyidik juga masih mendalami apakah seluruh 27 tersangka tergabung dalam grup tersebut atau hanya sebagian.
"Saat ini tentang grup WA itu dalam proses pendalaman," ucapnya.
Polisi Masih Kejar 14 Tersangka
Selain mendalami grup "Teh Gembul", penyidik juga terus melanjutkan proses hukum terhadap para tersangka dalam kasus rudapaksa anak di Sampang.
Dalam kasus ini, polisi telah menetapkan 27 tersangka. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 orang telah diamankan, sedangkan 14 tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi.
"Kami juga fokus pengejaran para pelaku," imbuh Hartono.
Sebanyak delapan tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sampang melalui proses tahap II. Seluruh tersangka yang dilimpahkan tersebut merupakan anak yang berhadapan dengan hukum.
"Hari ini satu tersangka menjalani pelimpahan tahap II," pungkasnya.
Sebelumnya: Warga Gaza Pun Sambut Spanyol yang Tekuk Argentina
Selanjutnya: GHAS Dibongkar, Andre Rosiade Targetkan Stadion Baru Rampung Januari 2028
Artikel Terkait
- Gempa M 7,3 di Meksiko Picu Peringatan Tsunami
- Sidang Perdana Bupati Pekalongan Nonaktif Fadia Arafiq Digelar 23 Juli
- Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
- Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah
- Miris, Pria Bawa Bayi Kepergok Mau Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar
- Pertamina Patra Niaga Tindak Tegas Sopir Mobil Tangki "Nakal"
- Menu Andalan Pemain Spanyol Lamine Yamal Sebelum Bertanding, Nasi Saus Kacang
- Detik-detik Menegangkan Pendeta di Sibolangit Selamat dari Kecelakaan Maut: Puji Tuhan, Kami Ditolong
