Yang Bikin Sekeluarga Gotong Paksa Tetangga di Gambir: Tersinggung Klakson

Seorang pria di Gambir, Jakarta Pusat , digotong paksa sejumlah pria lain yang merupakan tetangganya. Konflik tetangga itu dipicu pihak terduga pelaku yang tersinggung saat korban membunyikan klakson.
"Betul, ketersinggungan karena korban bunyikan klakson," ucap Kasi Humas Polres Metro Jakpus, AKP Erlyn Sumantri, Kamis .
Kasus itu terjadi pada Selasa, 30 Desember 2025, di kawasan Jalan Petojo V Lima, Cideng, Gambir. Mediasi sempat difasilitasi kepolisian bersama pengurus wilayah.
"Saat kejadian, Bhabinkamtibmas bersama dengan pengurus RW 06 Cideng sudah melakukan upaya mediasi kedua belah pihak, namun belum ada titik temu kesepakatan perdamaian," kata Kapolsek Gambir AKBP Agus Adi Wijaya saat dikonfirmasi terpisah.
Namun korban enggan kasus diselesaikan secara musyawarah dan ingin menempuh proses hukum. Polsek Gambir telah menerima laporan polisi dari korban dan masih melakukan penyelidikan.
"Korban membuat LP di Polsek Gambir, sudah dilakukan upaya dan tahapan penyelidikan, dan saat ini masih dilaksanakan tahapan penyidikan lanjutan," ujar Agus.
Polisi masih meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti lain dalam kasus konflik tetangga ini. Momen korban digotong paksa terekam kamera warga yang berada di bangunan tinggi dan videonya viral di media sosial .
Dalam video yang beredar di medsos, ada 3 pria yang menggotong korban. Pria bercelana pendek mengangkat kedua kaki korban dan dua pria lain mengangkat kedua tangan korban.
Terlihat korban yang mengenakan helm tersebut digotong tiga pria itu ke arah ujung gang. Tampak korban sempat ditendang pria beruban yang mengenakan celana pendek merah.
Seorang wanita sempat ikut bersama 3 pria yang menggotong korban tapi tidak sampai ujung gang. Disebutkan, para terduga pelaku berstatus satu keluarga.
Tampak ada pihak lain yang membantu para pelaku menggotong korban. Kondisi di jalan saat itu terlihat sepi.
Korban sempat berontak tapi tetap digotong paksa hingga jarak sekitar 100 meter. Polisi masih meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan alat bukti lain.
Lihat juga Video: Ribut-ribut di Cibubur: Pengemudi Mobil Diancam Ditembak Perkara Klakson
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Presiden LaLiga Konfirmasi Barcelona Kembali ke Aturan Rasio 1:1
Selanjutnya: Tom Cruise hingga IShowSpeed Bakal Meriahkan Laga Final Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
- CONMEBOL Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Apa Gagasannya?
- AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 RI yang Dijarah Douglas Latchford
- BPH Migas Kawal Upaya Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Antrean BBM di SPBU Berangsur Terurai
- Perjuangan Bocah Kembar Siam Subang Mengenyam Pendidikan, Ceria Jalani Hari Pertama Sekolah
- Promo On The Weekend Lawson 17-19 Juli 2026, Ada Diskon Camilan hingga Rp 6.900
- Harga Pasaran Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
- Kabut Asap Ancam AS Jelang Final Piala Dunia, Trump Salahkan Kanada!
- Kalender Jawa 20-26 Juli 2026 Lengkap: Cek Weton, Pasaran, dan Neptu Sepekan
