Pigai Bantah Pernah Minta Masyarakat Belanja Rp 1 Juta per Bulan di Kopdes

Pigai mengimbau masyarakat agar lebih cermat dalam menerima informasi yang beredar di media sosial.
Dia juga meminta publik mengutamakan informasi dari media massa yang kredibel dan menerapkan prinsip-prinsip jurnalistik.
"Jangan lagi percaya sumber tidak jelas!" tegas dia.
Mantan Komisioner Komisi Nasional (Komnas) HAM itu mengatakan penyebaran informasi tidak benar telah menurunkan kredibilitas dari sang penyebar.
Kepala Biro Umum, Protokol dan Hubungan Masyarakat Kementerian HAM, Pungka M Sinaga telah membantah narasi yang mengeklaim bahwa Natalius Pigai mengimbau kepada masyarakat untuk berbelanja di Koperasi Merah Putih senilai Rp 1 juta per bulan.
"Kementerian HAM menegaskan bahwa pernyataan tersebut bukan berasal dari Menteri HAM dan tidak pernah disampaikan dalam forum resmi maupun komunikasi publik lainnya," ucapnya, dilansir dari laman resmi Kemenham.
Adapun bantahan serupa juga disampaikan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui laman resmi lembaga tersebut.
“Faktanya, klaim Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (HAM) Natalius Pigai meminta masyarakat belanja Rp 1 juta per bulan di Koperasi Desa Merah Putih adalah tidak benar,” tulis laman tersebut.
Tim Cek Fakta Kompas.com menyatakan unggahan yang mengeklaim PIgai mengimbau masyarakat berbelanja di Koperasi Merah Putih Rp 1 juta per bulan adalah hoaks.
Sebelumnya: Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemprov Sumut Investigasi Kelangkaan BBM
Selanjutnya: Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Tak Sangka Pesannya Bikin Heboh, Kini Menyesal
Artikel Terkait
- Satgas PRR Matangkan Persiapan Pembangunan Huntap di Aceh Timur
- Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
- Jelang Banyuwangi Ethno Carnival 2026, Mobilitas Penumpang Kereta Meningkat
- Raih Sepatu Emas, Mbappe Tinggal di Kawasan Super Eksklusif Madrid
- Ledakan Terjadi di Perumahan Elite Grand Polonia Medan, Rumah Hancur
- Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa 26 Orang, BEM Ungkap Modus AI
- Legislator Nilai Pencegahan Karhutla Masih Belum Optimal`
- Program PHINLA Ubah 283 Ton Sampah Jadi Sumber Pendapatan Warga Jakarta
