Jenguk Santri Terbakar, Wagub NTB Pastikan Perawatan Dilanjutkan

Korban DV masih membutuhkan beberapa tahapan penyembuhan dan operasi, di antaranya adalah cangkok kulit untuk luka bakar yang diderita.
Selain operasi, kedua korban juga harus menjalani perawatan fisioterapi untuk menjaga gerakan agar tidak kaku.
"Kita doakan semoga ananda tidak hanya bisa sembuh secara fisik tapi psikologi mereka bisa terbangun dengan baik mereka siap kembali ke sekolah," kata Indah.
Saat ini, pembiayaan untuk pengobatan santri korban telah ditanggung oleh Pemprov NTB.
Indah menyesalkan kasus ini terjadi di lembaga pendidikan dan berharap kasus serupa tidak terulang kembali.
"Ini tanggung jawab kita semua, kita semua harus memperbaiki tidak hanya regulasi tapi penanganan pasca-kejadian ini juga menjadi perhatian. Kami bersama LPA akan kembali duduk bersama untuk membahas ini," kata Indah.
Sebelumnya diberitakan, insiden kebakaran yang terjadi pada Desember 2026 menyebabkan tiga santri mengalami luka bakar berat dan satu di antaranya meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis.
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan santri mengalami luka bakar parah, viral di media sosial pada Juni 2026.
Sebelumnya: Awasi Kasus Febrie, Komisi III DPR Terus Dukung Kerja Kejagung
Selanjutnya: Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Artikel Terkait
- Pod Getar Mulai Beredar di Kabupaten Bogor, Kasus Perdana di Perumahan Elite
- Kapolda Riau Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
- DPR Kawal Kasus Febrie Adriansyah, Minta Polri-Kejagung-TNI Solid
- Guru SD di Lubuklinggau Akui Pukul Siswa yang Tak Hafal Perkalian Pakai Mistar
- Daftar 4 SD Negeri di Demak yang Terima Murid Baru di Bawah 5 Anak
- Ledakan Terjadi di Gudang Amunisi Madiun
- Kemlu RI Ucapkan Duka Cita Meninggalnya Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad
- Prabowo: Kalau Kita Perkuat Koperasi Bukan Berarti Lemahkan yang Lain
