Prabowo Ingin Perbaikan MBG Dikaji Matang dan Tak Terburu-buru

Wakil Ketua Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari mengungkap pesan Presiden Prabowo Subianto agar pembenahan program makan bergizi gratis dilakukan secara hati-hati. Prabowo ingin setiap keputusan yang diambil dikaji matang.
Hal itu disampaikan Agutina usai rapat terbatas bersama Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu . Rapat tersebut membahas Koperasi Desa Merah Putih dan pelaksanaan MBG.
Salah satu yang menjadi fokus adalah penataan penerima manfaat. Agustina mengatakan anak yang berada pada kategori desil 8 ke atas tidak lagi diberikan MBG.
"Tapi poin pentingnya begini, Pak Presiden minta dikajilah benar-benar setiap kebijakan yang akan diambil. Tidak perlu terburu-buru, itu pesan dari Pak Presiden, ya," kata Agustina.
"Karena memang tidak mudah mengambil sebuah kebijakan untuk jutaan orang. Kan ini sudah 63 juta penerima manfaat, memang tidak mudah," lanjutnya.
Agustina lantas memberikan contoh penataan MBG yang diputuskan, bahwa anak dengan kategori desil 8 ke atas tidak lagi terima MBG. Namun, muncul dinamika jika dalam sekolah tersebut ada yang masih berada di desil 8 ke bawah.
"Kan berarti nanti jangan sampai ada yang menerima, ada yang tidak. Pertimbangkan secara psikologis, pertimbangkan dari aspek ini, pertimbangkan dari aspek ini," ujarnya.
Agustina menekankan Prabowo ingin hal tersebut dikaji mendalam. Prabowo memberikan waktu satu bulan untuk meminta perkembangan selanjutnya.
"Nah Pak Presiden meminta kami mengkaji lagi yang seperti itu. Kami diberi waktu kurang lebih satu bulan, silakan dikaji lagi," ujarnya.
"Kembali lagi Pak Presiden intinya adalah silakan dikaji lagi. Pak Presiden tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Beliau ingin hati-hati," lanjut Agustina.
Lebih lanjut, Agustina menekankan fokus Prabowo untuk terus memperhatikan rakyat yang sangat membutuhkan. "Yang memang tidak perlu karena memang kondisinya berada di dalam desil yang memang sudah tinggi ya memang tidak perlu. Jadi seperti itu kebijakan besarnya arahan kepada kami," ujarnya.
Simak juga Video 'Curhat Asosiasi Mitra BGN di DPR: Ada Keracunan, Dapur Kami Di-Suspend':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Prabowo Bocorkan Bakal Launching Motor Listrik Nasional
Selanjutnya: Ledakan Gudang Amunisi Madiun, Karangan Bunga Berjejer di Kediaman Serda Hengki
Artikel Terkait
- Prabowo ke Mentan Amran Sulaiman: Negara dan Bangsa Masih Butuh Kau
- Sekjen PKB Soroti Fenomena AI Bikin Kiai Rendah Diri di Hadapan Santri
- Richard Lee Pingsan di Lapas, Kuasa Hukum Ungkap Penyebabnya
- Wapres AS Sebut Ada Pihak di Israel yang Ingin Perang Terus Berlanjut
- Bogor Diguyur Hujan Deras Setelah Berhari-hari Kering, Warga Senang
- Festival Game Genshin Impact, Honkai Star Rail, dkk Kembali Digelar di Jakarta, Ini Tanggal dan Harga Tiketnya
- Jadi Pendiri WAICO, Indonesia Tegaskan Tak Memihak China maupun AS Dalam Pengembangan AI
- Promo JSM Alfamart Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng Turun Harga Mulai Rp 40.000-an
