Pedagang Cerita Detik-detik Bom Rakitan Meledak di Tasik: Saya Sampai Kejang

Bom rakitan meledak di kompleks olahraga Dadaha Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Sabtu malam lalu. Pedagang bernama Resa menceritakan detik-detik bom rakitan itu meledak di dekatnya hingga membuatnya terkaget.
"Ya dengarlah, orang bomnya meledak di belakang saya," kata Resa, pedagang cimin , dilansir detikJabar, Senin .
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu malam lalu di dekat tiang PJU di atas trotoar, persis di tembok perbatasan antara area Gedung Creative Center dan area GOR Sukapura. Di titik itu pula Resa berjualan, artinya jarak titik ledakan dengan Resa berdiri tak lebih dari 3 meter.
"Saya lagi melayani pembeli, suaranya keras sekali. Pokoknya kedua kuping saya sampai berdengung," ucap Resa.
Tak hanya itu, kejutan dari ledakan itu sampai membuat Resa sempoyongan karena tubuhnya kejang. Saat itu dia langsung ditolong oleh suaminya yang juga berjualan di sekitar sana. Dia dibawa ke tempat duduk yang agak menjauh dari titik ledakan, kemudian diurut oleh suaminya.
"Saya sampai kejang. Nggak tahu mungkin karena saking kagetnya. Kaki juga lemas," ujar Resa.
Simak selengkapnya di sini.
Simak juga Video 'Pramono Pastikan MPLS di SDN Jaksel Tetap Jalan usai Teror Bom':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Trump Tuntut Bayaran Usai Klaim AS Jaga Selat Hormuz
Selanjutnya: Perluas Pasar, Produsen Pelumas Rangkul Bengkel Lokal
Artikel Terkait
- Taktik Jitu Timnas Voli Putra Indonesia Kalahkan Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026
- Candra Naya di Glodok, Rumah Keluarga Tionghoa Kaya Zaman Batavia
- Pengacara Don Ritto Ungkap Duit Disita dari Kafe de'Clan buat Bangun Pelabuhan
- Christian Sugiono dan GB Sanitaryware Hadirkan Bak Cuci Piring Terintegrasi
- Bendungan Jlantah Rp 1 Triliun Bereskan Krisis Air, Layanan 100 Persen
- Di Balik 'Propaganda Pembalasan' Rezim Iran
- Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
- Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
