Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi

Arab Saudi dan Houthi memanas! Kelompok pemberontak Houthi di Yaman mengancam akan menyerang fasilitas minyak dan infrastruktur lainnya di Arab Saudi, jika konflik meningkat antara kedua pihak. Ancaman ini dilontarkan beberapa hari setelah bandara di ibu kota Yaman, Sanaa yang dikuasai Houthi, menjadi target serangan udara.
"Semua fasilitas minyak dan instalasi vital Saudi adalah target rudal dan drone kami jika mereka terlibat dalam agresi skala penuh terhadap negara kami dan bergerak menuju eskalasi," kata pemimpin kelompok tersebut, Abdul Malik al-Houthi, dilansir kantor berita AFP, Jumat .
Sebelumnya pada hari Senin lalu, kelompok Houthi yang didukung Iran, menuduh Arab Saudi menggempur bandara Sanaa. Houthi kemudian membalas dengan melancarkan serangan rudal yang menargetkan bandara di Saudi.
Saling serang tersebut merupakan eskalasi paling signifikan antara kedua pihak sejak gencatan senjata tahun 2022.
Dalam pesan yang disiarkan televisi, al-Houthi juga mengancam bandara Riyadh sebagai tanggapan atas serangan lebih lanjut terhadap bandara Sanaa.
"Persamaannya adalah bandara untuk bandara, pelabuhan untuk pelabuhan, dan blokade untuk blokade," kata al-Houthi.
Pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi, mengatakan bahwa serangan hari Senin tersebut dilancarkan untuk mencegah pesawat Iran mendarat di Sanaa.
Selama lebih dari satu dekade, pesawat yang memasuki wilayah udara Yaman membutuhkan izin terlebih dahulu dari koalisi pimpinan Saudi yang mendukung pemerintah Yaman, dan mengatakan bahwa mereka memberlakukan pembatasan tersebut atas permintaan pemerintah Yaman.
Kelompok Houthi dan Iran telah menantang pengaturan ini dengan mengatur penerbangan langsung dari Iran, yang membuat marah pemerintah Yaman dan pendukungnya, Saudi.
Pada hari Selasa, kelompok Houthi mengatakan mereka telah menembak jatuh drone pengintai yang dioperasikan Saudi.
Tonton juga video "Houthi Ancam akan Serang Fasilitas Krusial Milik Arab Saudi"
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Sekjen Kemendagri Minta Pemda Optimalkan Pendataan Calon Penerima BSPS
Selanjutnya: Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya
Artikel Terkait
- Kisah Minos Antoni, Sukses Menyulap Sampah Pantai Pulisan Jadi Kerajinan Bernilai Jutaan Rupiah
- Kenapa Febrie Adriansyah Belum Ditahan? Kejagung: Kan Baru Dipanggil Sekarang
- Titik Api Kembali Muncul di Sumsel, 35 Hektare Lahan Terbakar
- Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?
- Bangor Fest Vol. 4 Umumkan Line-up Hari Kedua, Ada Bernadya hingga Aldi Taher Gallagher
- AS Bombardir Iran 9 Malam Berturut-turut, Khamenei Tegaskan Gencatan Senjata Batal
- 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2
- BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
