Indonesia Masuk Daftar 42 Negara Visa Turis Termahal untuk Warga Uni Eropa

Nominal tersebut menempatkan Indonesia di atas beberapa negara tujuan wisata lainnya, seperti Kuba, India pada musim tertentu, Djibouti, Saint Kitts and Nevis, Bahrain, Seychelles, Selandia Baru, hingga Kanada.
Besaran biaya ini juga sesuai dengan tarif resmi yang berlaku di sistem e-Visa Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia.
Bhutan dan Ghana Jadi yang Termahal
Euronews mencatat Bhutan menjadi negara dengan biaya kunjungan paling tinggi.
Selain visa senilai 40 dolar AS (sekitar Rp 652.000), wisatawan juga diwajibkan membayar Sustainable Development Fee sebesar 100 dolar AS atau sekitar Rp 1,63 juta per orang setiap malam.
Sementara itu, Ghana mengenakan biaya e-Visa sebesar 260 dolar AS, setara sekitar Rp 4,24 juta, menjadikannya salah satu visa turis termahal di dunia bagi warga Uni Eropa.
Baca juga: Baca juga:Sebelumnya: Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya
Selanjutnya: Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
Artikel Terkait
- Prediksi Hasil Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 Menurut Para Legenda Sepak Bola
- Tanpa Ariel NOAH, Peterpan Sukses Bikin Nostalgia di Hadapan 5.000 Penonton Malaysia
- Statistik Perancis di Piala Dunia 2026: Favorit Juara di Awal, Melempem di Akhir
- Gunung Lewotobi Meletus Lagi Minggu Siang, Tinggi Kolom Abu 1,5 Kilometer
- Diundang Menteri HAM ke Kantornya, Sumarsih: Saya Tidak Mau Percaya Mereka
- Dengan Konsep Ini, Penghuni Tak Perlu Cari Kerja ke Luar Kawasan
- 5 Tips Meal Prep untuk Pemula, Lengkap dengan Ide Menu Rp 200.000 Seminggu
- Korban Banjir Bandang di Padang Khawatir Relokasi Huntap Bikin Anak Makin Jauh dari Sekolah
