Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan

Hingga Senin malam, petugas masih melakukan proses pemadaman. Menurut Andia, objek yang terbakar merupakan pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan.
Dalam peristiwa tersebut, tiga orang mengalami sesak napas akibat kepulan asap kebakaran.
"Tapi sudah aman ditangani rekan-rekan PMI," kata Andia.
Andia menjelaskan, proses pemadaman sempat terkendala akibat angin kencang yang membuat kobaran api merambat ke area lain.
Selain itu, kebakaran terjadi saat jam pulang kerja sehingga kepadatan lalu lintas sempat menghambat mobilisasi kendaraan pemadam kebakaran menuju lokasi.
"Di awal angin cukup kencang sehingga api menyeberang jalan. Ditambah padatnya orang saat jam pulang kerja. Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," jelas dia.
Hingga berita ini ditulis, petugas masih berupaya memadamkan sisa kobaran api di lokasi kebakaran.
Sebelumnya: Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional dalam Waktu Dekat
Selanjutnya: Diperiksa KPK 9 Jam, Anggota BPK Bobby: Semua Sudah Disampaikan ke Penyidik
Artikel Terkait
- Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
- Kasus Korupsi Irak: Emas 375 Kg Disita, Uang Miliaran di Saluran Air
- Polres Bogor Bongkar 2 Gudang Besar Obat Keras, Lebih dari 1 Juta Butir Disita
- Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas
- Polisi Ungkap Grup WA 27 Pemerkosa Gadis Sampang Bernama 'Teh Gembul'
- 2 WN Vietnam Dideportasi gegara Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
- PWI Pusat Sesalkan Ucapan Hotman 'Lu Punya Otak Nggak?', Desak Minta Maaf
- Sampah Menumpuk di Rusun Waduk Pluit, Pramono: Saya Minta Diselesaikan 8-10 Hari
