Polisi Pingsan Ditabrak Pelajar saat Mengatur Lalu Lintas di Bantul

Seorang anggota polisi sedang mengatur lalu lintas ditabrak seorang pelajar yang menggunakan sepeda motor di Simpang 4 Pasar Celep Jalan Samas, Sanden, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (20/7/2026).
Polisi mengalami luka-luka dan harus dirawat di RSUD Panembahan Senopati, Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, kecelakaan antara sepeda motor Honda Beat AB 5878 GP yang dikendarai oleh SBF (16) dengan personel Polres Bantul Aipda AP (43) saat pengaturan lalin pagi sekitar pukul 06.45 WIB.
Sang pelajar merupakan warga Tamanan, Banguntapan Bantul.
"Jadi kejadiannya, Aipda AP sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi dan hendak menyeberangkan pengguna jalan," kata Rita dalam keterangan diterima Senin malam.
Pada saat bersamaan, SBF memacu kendaraan dari arah utara/Bantul ke selatan/Samas dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di lokasi, ia menabrak polisi tersebut.
Dari rekaman CCTV yang beredar, polisi tersebut tampak menyeberang dan menyeberangkan warga.
Terlihat sepeda motor kecepatan cukup tinggi menabrak polisi menggunakan rompi hijau.
"Korban terjatuh ke belakang, pingsan sesaat serta mengeluarkan darah di bagian kepala," kata dia.
Rita mengatakan, petugas kepolisian langsung membawa rekannya ke RSUD Panembahan Senopati Bantul.
Secara umum korban dalam keadaan sudah sadar, tidak mual, tidak muntah dan tidak pusing serta mendapatkan perawatan di UGD RSUD Panembahan Senopati.
"Untuk luka robek di bagian belakang kanan kepala dijahit sebanyak 5 jahitan. Aipda AP dirawat inap di RSUD Panembahan Senopati Bantul untuk diobservasi lebih lanjut," kata Rita.
Rita mengimbau kepada masyarakat utamanya pelajar untuk berhati-hati saat berkendara. Selain itu, jika belum punya SIM lebih baik diantarkan keluarga.
Sebelumnya: Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?
Selanjutnya: Siap-siap, 9 Emoji Baru Bakal Hadir di Android dan iPhone Tahun Depan
Artikel Terkait
- Gajah Bisa Tutup Saluran Telinga untuk "Dengar" Getaran Bumi
- Buaya Muncul di Perairan Taman Nasional Komodo, Ini Kata BTNK
- KPK Usul Kampanye Beralih ke Media Digital agar Ongkos Politik Lebih Murah
- Siswi SMP di Grobogan Trauma Berat karena Berkali-kali Diperkosa Ayah Kandung
- Permintaan Pertalite Naik, BPH Migas Minta Masyarakat Tak "Panic Buying"
- IHSG Ditutup Melonjak 1,10 Persen, Investor Asing Serok Rp 725 Miliar
- Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar
- 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
