Pabrik Bukhur di Tangerang Terbakar, Tiga Orang Alami Sesak Napas

Andia belum menjelaskan secara rinci penyebab ketiga korban mengalami sesak napas.
Sebab, hingga kini mereka masih menjalani penanganan medis di lokasi sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Meski demikian, ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut.
Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.10 WIB. Sebanyak 50 personel diterjunkan ke lokasi dengan dukungan 14 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Menurut Andia, proses pemadaman sempat terkendala angin kencang yang membuat kobaran api menjalar hingga menyeberang jalan.
Selain itu, kepadatan arus lalu lintas pada jam pulang kerja juga menghambat mobilisasi petugas menuju lokasi.
"Kondisi mulai kondusif setelah akses jalan ditutup dan disterilkan," ucap dia.
Hingga Senin malam, petugas pemadam kebakaran masih berupaya menjinakkan kobaran api di pabrik yang memproduksi bukhur, dupa, dan menyan tersebut.
Sebelumnya: Bos Perusahaan Kirim Pesan Minta Maaf ke Istri Sebelum Akhiri Hidup di Hotel Jaksel
Selanjutnya: Seskab: Pemerintah Targetkan Renovasi 400.000 Rumah Tidak Layak Huni Tahun Ini
Artikel Terkait
- Prabowo Panggil Sejumlah Anggota Kabinet ke Istana, Bahas Apa?
- Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Juga Tersangka dan Ditahan di Polda Metro
- Polda Metro Apresiasi Loyalitas Tanpa Batas Purnawirawan Polri
- Ibu Femas Yani Arianto Buka Suara Terkait "Kaburnya" Sang Anak di Korea Selatan
- Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Kelas Dunia
- 6 Hal Terimbas dari Saling Serang Terbaru Iran Vs AS
- Tayang 7 Episode, Agent Kim Reactivated Cetak Rating Penayangan Tertinggi
- Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Piche Kota di Kasus Pemerkosaan Gugur
