Tips Pakai Hijab dan Baju Bermotif, Tetap Stylish dan Tidak Berlebihan

"Kita harus pilih, siapa yang lebih menonjol. Kalau misalnya sekarang aku jilbabnya sangat-sangat bold dari segi motifnya, color-nya keluar banget, jadi motif bajunya lebih tone down sehingga dia balancing everything, enggak yang benar-benar tabrakan," kata Linda dalam acara peluncuran Tropical Paradise Takeover: Under The Sea di Land's End, PIK 2, Jakarta Utara pada Jumat (18/07).
Ia menambahkan bahwa ketika memilih hijab bermotif, bukan berarti item pakaian lainnya harus polos. Atasan maupun bawahan tetap dapat memiliki motif, tetapi intensitas visualnya sebaiknya lebih lembut agar tidak saling berebut perhatian dengan hijab.
Dengan cara tersebut, mata tetap memiliki satu titik fokus sehingga keseluruhan penampilan terasa lebih harmonis.
Gunakan palet warna yang senada
Selain memilih motif yang dominan, Linda menyarankan untuk menjaga kesatuan warna ketika ingin mengenakan beberapa item bermotif sekaligus.
"Kalau misalnya you want to wear very loud baju, loud scarf, usahakan warnanya sama. Jadi orang tuh kayak ngeliatnya aku nih tetep aja hijau, walaupun semua print," jelas Linda.
Menurut Linda, kesamaan palet warna membuat berbagai motif tetap terlihat menyatu meski memiliki corak yang berbeda-beda.
"Orang tetap bisa enak dilihat," sebutnya.
Ia mengingatkan bahwa pakaian tidak hanya dinikmati oleh diri sendiri, tetapi juga oleh orang lain yang melihatnya.
"Tentu saja yang menikmati apa yang kita pakai bukan kita doang, orang yang melihat juga. Kalau orang ngeliatnya juga sakit matanya, kasian gitu," tutur Linda.
Cari koleksi set yang mudah untuk dipadupadankan
Linda mengakui bahwa banyak pelanggan sebelumnya merasa bingung mencari pakaian yang cocok dipadukan dengan scarf bermotif.
Melalui koleksi-koleksi terbarunya, termasuk Under The Sea Series, Buttonscarves menghadirkan rangkaian koleksi siap pakai, mulai dari celana, rok, hingga aksesori dalam motif dan palet warna yang saling melengkapi.
"Kita enggak cuma ngeluarin koleksi scarf doang, kita sampai ngeluarin bajunya semuanya, karena kita ngerasa banyak banget customer yang kebingungan mau pairing-in mix and match-nya sama apa produk kita, sehingga dengan sekarang kita udah ngeluarin produk head to toe, ini ada baju, ada skirt, celana, enggak bingung lagi" kata Linda.
Ia menambahkan bahwa setiap scarf Buttonscarves kini dirancang bersama outfit pendamping dalam koleksi yang sama sehingga pelanggan tidak perlu lagi menebak-nebak padanan yang sesuai.
"There is no more kebingungan mau pakai baju yang mana, karena sudah ada juga kita siapin di koleksi yang sama di Tropical Paradise ini terutama," pungkas Linda.
Sebelumnya: Jadi Tersangka dan Ditahan 2 Hari, Admin "TheKerupuk" Akhirnya Dibebaskan
Selanjutnya: Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
Artikel Terkait
- 2 Maling Truk di Bogor Ditangkap Usai 2 Jam Beraksi, Pelaku Residivis
- Piala Dunia 2026 Tak Mampu Dongkrak Ekonomi Meksiko, Pertumbuhan Tetap Lesu
- Peneliti Temukan Mikroplastik di Ekosistem Laut Dalam Terpencil di Bumi, Alarm bagi Manusia?
- Negara yang Murah kepada Gurunya
- Kurang dari 6 Jam, Tim Macan Linggau Tangkap Pelaku Pembakaran 11 Rumah
- BUMN BKI Buka Lowongan Kerja hingga 7 Agustus 2026, Cek Posisi dan Syaratnya
- DJP Sebut Pajak Marketplace Tak Bikin Harga Barang Naik, Ini Penjelasannya
- Demi Bisa Kuliah Lagi, Rahmi Tempuh Perjalanan 7 Jam untuk Bertemu Dedi Mulyadi
