Prabowo Persilakan Kaji Pelibatan Kantin Sekolah untuk MBG

Badan Gizi Nasional mengungkap sinyal dari Presiden Prabowo Subianto terkait opsi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis melalui alternatif lain, termasuk kantin sekolah. Prabowo mempersilakan opsi tersebut dikaji mendalam.
Hal itu disampaikan Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari seusai rapat terbatas di Istana, Jakarta, Rabu malam. Agustina mengatakan, dalam Perpres 115 tentang Tata Kelola MBG, hanya tertulis pelaksanaan melalui SPPG. Prabowo, katanya, mempersilakan untuk mengkaji alternatif lain.
"Kan kalau menurut Perpres 115, skema pelaksanaannya hanya melalui SPPG. Pilihannya hanya itu. Baca ya Perpres 115 ya. Pak Presiden pun tadi mengatakan 'silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh'," kata Agustina menjawab pertanyaan wartawan mengenai usulan pelibatan kantin sekolah.
Agustina mengatakan pihaknya akan mengkaji lebih lanjut alternatif lain. Hasil kajian akan dilaporkan kembali ke Presiden.
"Jadi jangan hanya itu satu-satunya pilihan untuk memberikan skema pelaksanaannya," ujarnya.
"Tapi kembali lagi beliau minta setiap pilihan kebijakan, kaji dengan baik apa dasarnya dan sebagainya. Nanti datang lagi ke beliau sampaikan progres untuk kita putuskan gitu," lanjut Agustina.
Diketahui, Prabowo memberikan waktu satu bulan untuk semua pihak terkait membenahi pelaksanaan MBG. Meski begitu, Prabowo meminta agar pembenahan dikaji matang dan tidak terburu-buru.
"Nah, Pak Presiden meminta kami mengkaji lagi yang seperti itu. Kami diberi waktu kurang lebih satu bulan, silakan dikaji lagi," ujarnya.
"Kembali lagi Pak Presiden intinya adalah silakan dikaji lagi. Pak Presiden tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan. Beliau ingin hati-hati," lanjut Agustina.
Lihat juga Video: Efisiensi Anggaran, BGN akan Libatkan Kantin untuk Kelola MBG
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Prediksi BMKG: Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan dan Angin Kencang Besok 20 Juli 2026
Selanjutnya: Stadion Si Jalak Harupat Jadi Venue Piala Presiden 2026, Polisi Siapkan Pengamanan Ketat
Artikel Terkait
- Arsene Wenger Jawab Kritik Aturan Jeda Minum Piala Dunia 2026
- Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi
- Prediksi Juara Piala Dunia 2026 Versi Superkomputer, AI, dan EA Sports: Spanyol atau Argentina?
- 3 Flyover Baru Bakal Dibangun di Surabaya, Menunjang Operasional SRRL
- Bahlil Buka Peluang Harga Pertamax Turun Jika Minyak Dunia Turun
- Rekam Jejak Pertemuan Spanyol Vs Argentina Jelang Final, termasuk Pembantaian 6-1
- Penyekap Wanita di Bekasi Ternyata 2 Orang, Pelaku Utama Masih Buron
- Bagaimana Mengukur Jejak Maut Gelombang Panas di Jerman?
