Pemkab Malang Usul Perbaikan 3 Ruas Jalan Lewat IJD, Butuh Rp 135 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Jawa Timur, mengusulkan perbaikan tiga ruas jalan melalui program Inpres jalan daerah (IJD) kepada Pemerintah Pusat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi mengatakan, tiga ruas jalan yang diusulkan perbaikannya yaitu Kepanjen-Pagak, Kalipare-Donomulyo, dan akses ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo.
"Tiga ruas jalan tersebut merupakan prioritas yang kami usulkan karena merupakan akses untuk meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya, Kamis (17/7/2026), dilansir dari SuryaMalang.
Kebutuhan Anggaran Sekitar Rp 135 Miliar
Menurut pria yang akrab disapa Oong ini, kebutuhan anggaran untuk perbaikan tiga ruas jalan tersebut diperkirakan sebesar Rp 135 miliar. Dengan rincian sebagai berikut:
Jalan Kepanjen-Pagak Rp 60 miliarJalan Kalipare-Donomulyo Rp 65 miliarAkses jalan ke KNMP Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo sebesar Rp 10 miliar.Akan tetapi, pengajuan perbaikan tiga ruas jalan melalui program IJD tersebut belum tentu disetujui. Sebab berdasarkan ketentuan, maksimal pengajuan untuk perbaikan jalan sebesar Rp 80 miliar.
Menyikapi keterbatasan itu, Oong akan berupaya semaksimal mungkin agar anggaran yang diajukan senilai Rp 135 miliar bisa disetujui.
Bukan Hanya Overlay Aspal, tapi juga Dilebarkan
Apabila usulan disetujui, lanjut dia, perbaikan jalan bukan hanya sekadar overlay aspal, melainkan juga pelebaran.
"Jalan juga akan dilebarkan dengan masing-masing ruas 2 meter. Rinciannya, 1 meter di sisi kiri dan 1 meter di sisi kanan," imbuhnya.
Sementara itu, untuk pembangunan drainase akan dianggarkan melalui APBD Kabupaten Malang.
Oong menambahkan, perbaikannya dimungkinakan terlaksana pada 2026.
"Perbaikan fisik kemungkinan di 2026 tapi besar kemungkinan bakal terlaksana di 2027, terutama untuk jalan di KNMP Pujiharjo," pungkasnya.
Sebelumnya: Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
Selanjutnya: Cegah Calo, Pendaftaran Magang Nasional 2026 Pakai Verifikasi Biometrik
Artikel Terkait
- Pengguna Lama iPhone Makin Setia, Sedikit yang Pindah dari Android
- Piala Dunia 2026: Gedung Putih Bela Argentina Soal Spanduk Las Malvinas
- Dishub Bakal Tindak Sopir Angkot di Bogor yang Hapus Tanda 'Angkot Tua'
- Survei: Warga AS Makin Pesimistis terhadap Ekonomi Meski Inflasi Melandai
- Kemenhaj Siapkan Payung Hukum Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah
- Polisi Kawal Konflik Reklamasi Pelabuhan Bojonegara, Minta Semua Cari Solusi
- Wisata Ancol Gratis untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sampai 31 Juli, Cek Syaratnya!
- Hotman Ungkap Febrie Adriansyah Bantah Menerima Rp 50 Miliar dari Tan Kian
