Polisi Kawal Konflik Reklamasi Pelabuhan Bojonegara, Minta Semua Cari Solusi

Polda Banten meminta semua pihak yang berkonflik pada proses reklamasi pelabuhan Bojonegara mematuhi aturan. Menurutnya, konflik bisnis ini jangan sampai berubah menjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat .
Diketahui, konflik ini berawal dari dugaan reklamasi yang dilakukan oleh PT Gandasari sejak beberapa hari terakhir telah mengganggu alur pelayaran yang selama ini digunakan kapal-kapal menuju Terminal Khusus PT BAM, PT SMI, dan PT Sumber Gunung Maju.
Wadir Reskrimum Polda Banten AKBP M Fauzan Syahrir meminta agar semua pihak menjaga situasi keamanan agar sengketa bisnis tidak berkembang menjadi konflik di lapangan.
"Leading sector persoalan ini adalah KSOP. Kami hanya memastikan tidak terjadi konflik dan mendorong semua pihak mencari solusi sesuai aturan yang berlaku," ujarnya, Rabu .
Sementara itu, Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Silitonga menyebutkan polisi hanya mengawal serta memantau dari aspek keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Pembuktian mengenai kondisi alur maupun dokumen perizinan sebaiknya dilakukan melalui pemeriksaan lapangan bersama instansi teknis," ujarnya.
Polda Banten Mediasi
Sebelumnya, Polda Banten memediasi konflik reklamasi pelabuhan Bojonegara dengan memanggil pihak yang berkonflik dan lembaga yang memiliki kewenangan. Hadir dalam mediasi tersebut antara lain pihak KSOP, Direktorat Kenavigasian Kementerian Kelautan dan Perikanan , serta Sat Polairud Polda Banten.
Mediasi itu menyepakati seluruh pihak akan melakukan survei lapangan pada Kamis untuk memeriksa kondisi alur pelayaran, posisi reklamasi, serta dampaknya terhadap aktivitas kapal.
"Hasil survei itu akan menjadi dasar pembahasan lanjutan guna mencari solusi yang dapat diterima kedua belah pihak," kata Wadir Reskrimum Polda Banten AKBP M Fauzan Syahrir.
Sebelumnya: PAM JAYA Jamin Layanan Air Tetap Lancar Selama Perbaikan IPA Hutan Kota
Selanjutnya: Waka DPRD Surabaya Dorong Camat-Lurah Tiru Gaya Sidak Eri Cahyadi
Artikel Terkait
- Jadi Pendiri WAICO, Indonesia Tegaskan Tak Memihak China maupun AS Dalam Pengembangan AI
- Tarif Naturalisasi hingga Lepas Status WNI Naik Mulai 1 Agustus, Ini Daftarnya
- Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
- AS Umumkan Gelombang Serangan Udara Baru ke Iran
- Warga Bogor Dilanda Kekeringan, Terpaksa Mandi dan Nyuci Pakai Air Sungai
- Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
- Menkop Resmi Buka Pelatihan Manajer KDKMP
- Dipolisikan KDRT, Pria Sumsel Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 10 Rumah
