Iran Sebut AS Serang Lokasi Nuklir Darkhovin, PBB Selidiki

Organisasi Energi Atom Iran mengatakan beberapa proyektil yang diduga diluncurkan Amerika Serikat menghantam lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir Darkhovin yang sedang dibangun di provinsi Khuzestan. Perserikatan Bangsa-Bangsa turut menyelidiki laporan tersebut.
Dilansir Aljazeera, Minggu , badan tersebut mengutuk serangan AS yang terjadi pada pukul 03.39 waktu setempat. Pembangunan pembangkit listrik tersebut dimulai pada tahun 2022.
Mengetahui laporan itu, Badan Energi Atom Internasional turun tangan.
Mereka mengatakan sedang menyelidiki laporan serangan semalam di lokasi pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir yang direncanakan di Darkhovin, di provinsi Khuzestan barat daya Iran.
"Fasilitas tersebut berada pada tahap awal pembangunan dan tidak mengandung material nuklir saat terakhir kali dikunjungi oleh IAEA," kata badan PBB tersebut dalam sebuah pernyataan.
Serangan yang dilaporkan tersebut diyakini tidak menimbulkan risiko radiologis, kata IAEA, tetapi Direktur Jenderal Rafael Grossi mengulangi seruan untuk "pengekangan militer di sekitar semua lokasi terkait nuklir".
Sebelumnya: Rapat BPH Migas-Pertamina Patra Niaga, Ketua Komisi XII Sebut Stok BBM Cukup
Selanjutnya: 10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Kekeringan, 22.065 Jiwa Kesulitan Air Bersih
Artikel Terkait
- Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
- Promo FamilyMart 18 Juli 2026, Beli Menu Ayam Tambah Rp 2.000 Dapat Pristine
- Pencarian 25 Korban KM Nurul Salsa yang Hilang Diperluas hingga 448 Mil Laut Persegi
- Menko Erlangga: Pendaratan Kabel Nongsa-Changi Tandai Era Baru Koridor Digital dan Kemitraan RI-Singapura
- Petinju Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Asia Tinju U19 & U23 2026
- Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga
- Berlaku Agustus 2026: Daftar PT Perorangan untuk UMK Bayar Tarif Rp 50.000
- Berlaku Agustus 2026: Daftar PT Perorangan untuk UMK Bayar Tarif Rp 50.000
