Owen Rahadiyan Mundur dari Jabatan Manajer Persipura Jayapura

Menjelang bergulirnya liga 2 musim 2026/2027, Owen Rahadiyan memutuskan mundur dari kursi manajer Persipura Jayapura.
Keputusan ini terbilang mengejutkan karena jabatan manajer baru diembannya selama satu musim. Bahkan di tangan Owen, Persipura berhasil mendatangkan sejumlah pemain ternama dan bersaing ketat di liga 2 musim 2025/2026.
Meski mundur dari jabatan menajer, Owen Rahadiyan tak sepenuhnya meninggalkan Persipura. Dia masih akan menjalankan fungsi strategis baru sebagai President Director PT Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK).
“Fokus saya ke depan bukan lagi pada operasional harian tim utama, melainkan memastikan Persipura terus bertumbuh sebagai klub yang sehat secara finansial, profesional dalam pengelolaan, kuat secara komersial, dan berkelanjutan dalam jangka panjang,” kata Owen Rahadiyan dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).
Menurut dia, mundur dari posisi manajer sebuah langkah yang diperlukan agar memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masa depan Persipura. Sebab, tanggung jawab terhadap klub tidak berkurang, justru semakin besar.
“Kini fokus saya adalah memastikan Persipura tidak hanya mampu berprestasi di lapangan, tetapi juga menjadi institusi sepak bola yang kuat, modern, dan berkelanjutan untuk generasi-generasi mendatang,” ujarnya.
Owen mengungkapkan, selama menjadi manajer Persipura, dia sudah menjalankan peran dengan baik.
Dia mengaku, hadir langsung di lapangan untuk membangun kembali fondasi tim, membentuk organisasi, serta memastikan seluruh proses transformasi dapat berjalan dengan baik.
“Saya percaya bahwa fase tersebut telah berhasil dilalui. Fondasi organisasi dan operasional tim telah terbentuk, sehingga Persipura kini memasuki tahap berikutnya,” ungkapnya.
Owen juga mengakui bahwa tantangan sebuah klub tidak lagi hanya berada di dalam lapangan, melainkan keberhasilan sebuah klub kini ditentukan banyak aspek.
Mulai dari keberlanjutan finansial, pengembangan bisnis, tata kelola organisasi, akademi, infrastruktur, hubungan dengan sponsor dan suporter, hingga kemampuan membangun institusi yang kuat untuk jangka panjang.
“Untuk sementara waktu, fungsi operasional sepak bola akan dikoordinasikan oleh Director of Football, sehingga seluruh aspek teknis dan operasional tim utama tetap berjalan secara optimal," kata Owen.
"Posisi Team Manager akan diisi pada waktu yang tepat setelah klub menemukan figur yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujarnya lagi.
Respons Persipura
Menyikapi mundurnya Owen Rahadiyan, Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano menanggapinya dengan positif.
“Terkait penyampaian Pak Owen Rahadiyan bahwa beliau melepas jabatan Manejer tim, itu sudah disampaikan kepada kami,” ujar kata Benhur Tomi Mano kepada media pada Rabu siang.
Menurut dia, Owen juga sudah menyampaikan rencana kerjanya ke depan sehingga manajemen tidak mempermasalahkan pengunduran diri tersebut.
“Karena sejak awal dan sesuai kontrak kerja sama, kami sudah memberikan kewenangan pada Nusantara Cenderawasih Karsa (NCK) untuk mengelola Tim Persipura secara penuh. Jadi kita sama-sama ikuti dan memberikan dukungan kepada Pak Owen dan NCK ke depannya,” pungkasnya.
Sebelumnya: Sambut 15 Ribu Pelari, Polda Riau Gelar Gala Dinner Riau Bhayangkara Run 2026
Selanjutnya: Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
Artikel Terkait
- Kekeringan Melanda 5 Desa di Dompu NTB, 240 KK Terdampak
- Kasus Febrie Adriansyah Dikaitkan dengan Blackout, Hotman Paris: Paling Lelucon!
- Bupati Sukoharjo Pakai Hasil Peras Anak Buah buat Renovasi Rumah dan Beli Mobil
- Viral Pencabulan Bocah Modus Ajak Main Game, Pelaku Ditangkap
- Ini Jadwal Pengiriman Motor Listrik VinFast di Indonesia
- Pemkab Bogor Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Bupati Sajikan Kopi dan Makan Gratis
- Voltron Buka SPKLU Baru di Puri Indah, Ada 24 Titik Cas
- Cewek Open BO Tanya AI Cara Tenang Hadapi Polisi Usai ASN Lompat dari Lantai 12
