Disalurkan di Kopdes, Prabowo: Barang Subsidi Milik Rakyat, Tidak Diperdagangkan

Dengan demikian, Prabowo meyakini untuk pertama kali dalam sejarah pemerintah memiliki rantai pasok yang terjaga dari pusat sampai ke desa.
Peran KDMP tak hanya menjadi pemasok, tetapi juga menjadi penjaga kelangkaan barang saat permintaan masyarakat melonjak.
"Kita sekarang tidak bisa kita di-blackmail, tidak bisa nanti ada barang langka, tidak bisa nanti ada menimbun barang di saat kritis. Mau Idul Fitri, barang langka, mau tahun baru, barang langka," katanya.
Dengan adanya KDMP, jaringan distribusi bisa terjaga dan deteksi dini pasokan berlebih di satu daerah bisa segera teratasi dengan distribusi ke daerah yang membutuhkan.
"Suatu desa kelebihan telur, di desa lain kurang, kita akan paham dan mengerti, dan kita akhirnya akan lebih baik dan lebih cepat untuk mengendalikan inflasi," tuturnya.
Prabowo percaya, pembangunan Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih adalah program untuk mengamankan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
Sebelumnya: Viral Pejabat Main Game saat Rapat Paripurna DPRD Madiun Ternyata Camat
Selanjutnya: Karina aespa Cerita Pernah Lari 6 Jam demi Turun 4 Kg dalam Sehari
Artikel Terkait
- AS-Iran Saling Serang, Trump Berlakukan Blokade Laut
- Farhan Larang Kegiatan Bakar Sampah di Sekitaran Bandara Husein Sastranegera Bandung
- Purbaya dan DPR Berdebat soal Penempatan Rp 400 Triliun Dana SAL di Bank BUMN
- Sederet Masalah Ponpes Manjung Wonogiri: Dari Overkapasitas, Kasus Bullying hingga Pendiri Tersangka Pelecehan
- Mengapa Teror di Sekolah Kian Muncul? Sosiolog UNP Soroti Persoalan Lingkungan Sosial yang Tak Sehat
- Kronologi Petugas Bongkar Bagasi Bus DAMRI di Bakauheni, Temukan 977 Burung Liar Tanpa Dokumen
- Eks Kepala Bengkel di Surabaya Diduga Gelapkan Sparepart Rp 1,9 M, JPU: Eksepsi Salah Alamat
- Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat
