Kebakaran Pabrik Sandal Karanganyar, Tujuh Orang Berhasil Evakuasi Mandiri

Material yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung lebih dari tiga jam. Mobil pemadam silih berganti keluar masuk area pabrik untuk mengisi ulang air, sementara sejumlah pekerja membantu mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Api Diduga Berasal dari Mesin
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Karanganyar, Danang Kusuma Wardana, mengatakan kebakaran terjadi saat pabrik tidak beroperasi karena hari libur.
Menurut dia, titik api pertama kali muncul di gedung penyimpanan bahan baku dan ruang penggilingan.
Gedung tersebut terdiri dari empat ruangan, dengan dua ruangan yang terdampak kebakaran, yakni gudang bahan baku dan ruang penggilingan yang berisi mesin.
"Asumsi sementara kemungkinan yang dari mesin-mesin konslet," kata Danang kepada Kompas.com.
Tujuh Pegawai Evakuasi Mandiri
Danang menjelaskan, saat kebakaran terjadi terdapat tujuh pegawai yang berada di mess pabrik.
Mereka langsung dievakuasi setelah muncul kepulan asap dan kobaran api sehingga seluruhnya berhasil menyelamatkan diri.
"Saat kejadian berada di mess, begitu muncul titik kobaran api langsung diketahui, dipanggil suruh keluar," jelasnya.
Hingga Minggu siang, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala.
Danang memastikan titik api telah berhasil dilokalisasi sehingga tidak merembet ke bangunan lain di kawasan pabrik.
Sebelumnya: Fadia Arafiq Segera Disidang di Kasus Pengadaan Jasa Outsourcing
Selanjutnya: 7 Ide Meal Prep di Bawah Rp 200.000 untuk Seminggu, Cocok untuk Pemula
Artikel Terkait
- Pemkot Depok Akan Revitalisasi Angkot Tak Layak, Awasi yang Lintas Wilayah
- Nasihat Umur Panjang dari Centenarian Asal Isle of Man: Jangan Melakukan Sesuatu secara Ekstrem
- Sopir Truk Diduga Microsleep, Picu Kecelakaan Beruntun 6 Kendaraan di JORR
- Praperadilan Dikabulkan, Status Tersangka Piche Kota di Kasus Pemerkosaan Gugur
- Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
- Selat Hormuz dan Rapuhnya Kesepahaman Gencatan Senjata AS-Iran
- Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?
- Jelang Final Piala Dunia, FIFA Dituding Membiarkan Kecurangan
