Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil

Dok. Jdpower.com Ilustrasi baterai solid state
China sendiri mulai mempercepat komersialisasi teknologi ini melalui penerapan standar baru baterai solid-state yang mulai berlaku pada Juli 2026.
Namun, pelaku industri masih bersikap hati-hati. Chairman CATL Robin Zeng menyebut baterai solid-state masih menghadapi tantangan besar dalam proses manufaktur sehingga membutuhkan waktu sebelum benar-benar siap diproduksi dalam jumlah besar untuk kendaraan listrik.
Dengan kata lain, tantangan utama baterai solid-state saat ini bukan lagi membuktikan ketahanannya, melainkan bagaimana memproduksinya secara massal dengan biaya yang terjangkau bagi industri otomotif.
Sebelumnya: Update Harga Toyota Avanza, Naik di Pertengahan Juli 2026
Selanjutnya: Petinju Indonesia Raih Emas di Kejuaraan Asia Tinju U19 & U23 2026
Artikel Terkait
- BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG
- Film Aku Sebelum Aku: Sinopsis, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang
- Pemeriksaan Setempat, Muncul Bangunan Baru di Lahan Rumah yang Dirobohkan Wanita di Surabaya
- AS Perluas Serangan, Iran Ancam Infrastruktur Regional
- Awal Mula Pria di Depok Challenge Bocah Makan Cabai dan Masuk Freezer
- Pemprov Jatim Terbitkan Pergub Kelas Jalan, Truk Jumbo Tak Bisa Asal Melintas
- 13 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan, Ini Rinciannya
- Dipolisikan KDRT, Pria Sumsel Bakar Rumah Mertua hingga Hanguskan 10 Rumah
