3 Anggota KKB Tewas dalam Kontak Tembak di Yahukimo, 3 Senpi Diamankan

Tiga anggota kelompok kriminal bersenjata tewas dalam kontak tembak dengan tim gabungan di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan tiga pucuk senjata api.
Dilansir Antara, Sabtu , Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Faizal Ramadhani mengatakan kontak tembak terjadi pada Jumat di kawasan Km 4 Logpon, Distrik Dekai, Yahukimo. Kontak tembak itu terjadi dengan tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua.
"Saat melaksanakan operasi penegakan hukum terhadap KKB, terjadi kontak tembak hingga menewaskan tiga anggota KKB," kata Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Ramadhani.
Tiga anggota KKB yang tewas diketahui berasal dari Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue pimpinan DPO Ronal Heluka. Ketiganya yakni Roni Rubis, Kumis Passae, dan Orgenes Bayage.
Operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil penyelidikan dan informasi intelijen terkait keberadaan kelompok bersenjata yang di wilayah Logpon, Km 4, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo.
Dari hasil pendalaman, KKB menggunakan sebuah rumah persinggahan di kawasan Logpon, Km 4, Distrik Dekai, sebagai lokasi aktivitas. Kemudian, setelah seluruh informasi diverifikasi dan dianalisis, tim gabungan melaksanakan operasi untuk mencegah aksi kekerasan bersenjata yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
Anggota KKB itu diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di Papua Pegunungan sejak 2022. Aksi itu, di antaranya, pembunuhan Pratu Eka Yohan Kaize, Kodim 1715/Yahukimo pada 3 Desember 2022, penembakan mobil patroli Satgas Operasi Damai Cartenz di KM 6 Dekai pada 26 Mei 2023, pembakaran kendaraan dinas Satbinmas Polres Yahukimo pada 28 Januari 2025, penganiayaan berat terhadap Ujang Supriayatna 17 Juni 2025, dan pembunuhan terhadap Indra Guru Wardana disertai pembakaran rumah di Kampung Ulakin, Kabupaten Asmat, pada 19 September 2025.
Selanjutnya, penganiayaan berat terhadap Suwono yang dilakukan pada 12 Februari, pembunuhan tujuh penambang di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, 19 Mei, dan kontak tembak dengan personel TNI yang disertai pembakaran bangunan di Distrik Manggelum, Kabupaten Boven Digoel, 4 Juni.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 mm, dua kapak, dua senjata tajam berupa pisau panjang, satu unit handy talky Icom, satu buah peredam senjata, tujuh unit telepon genggam berbagai merek, serta sejumlah barang bukti lainnya.
"Ketiga jenazah telah dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dekai," kata Irjen Pol Faizal.
Saat ini, barang bukti telah diamankan di Satreskrim Polres Yahukimo untuk kepentingan penyidikan. Selain itu, petugas juga mengamankan empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM untuk dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan mereka dengan KKB.
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: DPRD Jabar Tolak Wacana SPP di Sekolah Negeri, Pendidikan Gratis 12 Tahun Harus Dijamin Negara
Selanjutnya: Bukan Aset Kementerian PU, Jembatan Pantai Dona Tetap Dibangun Ulang
Artikel Terkait
- Demam Piala Dunia 2026, Haaland dan Lionel Kini Jadi Nama Favorit Bayi
- 20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit
- Mogok Jualan 3 Hari, Pedagang Daging Sapi Lamongan Minta Kepastian Harga
- Kejagung Terbitkan Surat Penghentian Pengumpulan Data MBG, Kejati Jabar: Hanya Inventarisasi Jumlah SPPG
- Gaya Zendaya dengan Anting Kuno Iran Ini Tuai Kritik Pedas
- Forbes Beritakan Prajogo Pangestu Berencana Beli Perusahaan Geotermal Filipina Senilai 89,7 T
- Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN
- I.League Umumkan League Cup Bergulir 3 November 2026
