TNI Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

TNI Angkatan Darat membentuk investigasi terkait ledakan gudang amunisi TNI di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. TNI AD mengatakan pihaknya akan menyelidiki penyebab ledakan ini.
"TNI AD telah mengambil langkah-langkah penanganan awal dengan memberikan perhatian dan pendampingan penuh kepada para korban dan keluarganya, berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, serta membentuk tim untuk melakukan pendalaman dan investigasi secara menyeluruh guna mengungkap kronologi maupun penyebab insiden," ujar Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono bunyi keterangan tertulis yang diterima, Kamis .
Dia mengatakan tim investigasi ini akan melakukan pemeriksaan menyeluruh secara profesional. Dia juga mengimbau semua pihak untuk memberi waktu kepada tim ini.
"Proses ini dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar setiap fakta yang diperoleh nantinya dapat dipertanggungjawabkan. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," katanya.
Lebih lanjut, Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan bahwa TNI AD berkomitmen menangani peristiwa ini secara serius, transparan, dan akuntabel. Dia juga memastikan seluruh korban memperoleh penanganan terbaik.
Dia mengungkapkan hasil investigasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk semakin memperkuat penerapan standar keselamatan kerja dalam setiap kegiatan pengelolaan materiil di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Sebelumnya: Bappeda Jateng Khawatir Dampak Rob Bergeser ke Timur Usai Tol Semarang-Demak Rampung
Selanjutnya: "Tolong Dikembalikan, Saya Khilaf", Kisah Maling Motor di Ponorogo yang Pulangkan Hasil Curiannya
Artikel Terkait
- Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
- Awasi Bursa Mineral, OJK Akan Punya Komisioner Baru
- Cerita Warga Terbantu oleh Yanduan Propam Polri: 2 Hari Masalah Selesai
- 775 Siswa Bintara Polda Metro Berkemampuan SPKT Resmi Dididik di SPN Lido
- Panduan ke Wisata Alam Desa Wisata Pulesari di Sleman dari Kota Yogya
- OJK: Dana SAL Tak Lagi Diperdebatkan, Penarikan di Himbara Dilakukan Bertahap
- OTT Lagi, Kini Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang Dicokok KPK
- Sego Wiwit yang Sulit Dijumpai, Kuliner Khas Yogya dan Simbol Syukur Petani
