Wagub Rano Nonton Final Piala Dunia Bareng Warga Jakarta di Lapangan Banteng

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno nonton bareng laga final Piala Dunia di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat malam ini. Warga antusias padati lokasi nobar.
Pantauan detikcom di lokasi, Minggu Rano Karno yang biasa dipanggil Bang Doel tiba sekitar pukul 21.25 WIB. Sementara warga sudah memadati Lapangan Banteng sejak sore.
Tribun penonton di sisi kanan kiri dipadati warga yang hendak nobar. Mereka sudah berkerumun meski sepak mula baru dimulai Senin pukul 02.00 WIB.
Untuk menunggu pertandingan dimulai, warga disuguhi konser dari band-band kenamaan Tanah Air. Beberapa band yang tampil misalnya Juan Reza, Armada hingg Tipe-X.
Panitia acara tampak menyiapkan sejumlah layar di lokasi, dengan satu layar raksasa di depan panggung. Sisanya layar lebih kecil dipasang di sekitar panggung agar semua warga dapat menonton dari segala arah.
"Maka itu hari ini istilahnya Festival Rakyat Bola Gembira. Memang final sepak bola, tapi dikemas dalam festival rakyat. Ini menandakan bahwa rakyat Indonesia memang kalau soal bola sudah jangan ditanya, itu memang pilihannya. Nah, mudah-mudahan dari semua titik sekarang ada nobar," kata Bang Doel kepada wartawan di lokasi.
Bang Doel mengatakan, nobar ini merupakan kolaborasi antara Pemprov DKI dengan TVRI, TNI hingga Polri. Warga yang datang terhitung sekitar 14 ribu orang.
"Kalau menurut informasi hampir 14.000. Apalagi ini kegiatan dari pagi, ya. Dari pagi ini, dari jam dua aja udah, udah ramai katanya. Makanya ini, artinya, ini acara agak kita percepat supaya yang di luar bisa masuk, supaya apa, tidak terlalu berdesak-desakan," jelasnya.
Selain panggung untuk pertunjukan musik, panitia juga ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di bawah binaan Jakpreneur dan KADIN DKI Jakarta. Ada sekitar 200 UMKM terlibat.
"Berdasarkan informasi, ada hampir 200 tenan UMKM yang ikut berpartisipasi dalam festival ini. Kita bisa lihat perputaran ekonominya dari laporan yang ada bisa mencapai angka yang luar biasa. Inilah pergerakan ekonomi yang memang nyata digerakkan oleh masyarakat itu sendiri," ucapnya.
Bang Doel mengatakan, tepat hari ini ada sekitar 30 titik nobar berskala besar yang tersebar di wilayah Jakarta. Selain itu ada banyak titik nobar kecil lainnya.
Sebelumnya: Cari Lawan Berujung Salah Sasaran, Sekelompok Pemuda Lempar Molotov dan Serang Gudang J&T Kebumen
Selanjutnya: Balik Nama Sertifikat Tanah Selesai Maksimal 10 Hari Lewat Sistem FIFO
Artikel Terkait
- Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Diduga Bunuh Diri
- Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil
- KPK Kehilangan Kata "Berani" dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
- Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis
- Kelompok Kriminal Terorganisir Asal India Jadi Ancaman Global
- Google Cloud Fokus Bantu Perusahaan Raih ROI dari Implementasi AI
- Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan
- Material Rendah Emisi Mulai Jadi Pilihan untuk Ruang Bermain Anak
