SDN Pocin 1 Depok Dibongkar untuk Jadi Rumah Kreatif, Kini Hampir Rata dengan Tanah

Setelah bersengketa selama bertahun-tahun, bangunan SDN Pondok Cina (Pocin) 01, Depok, Jawa Barat, kini nyaris rata dengan tanah.
Area bekas sekolah tersebut juga telah ditutup seng yang mengelilingi lokasi.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, Rabu (15/7/2026), sejumlah pekerja proyek sedang meratakan tanah di area tersebut.
Meski demikian, masih terlihat satu bangunan dua lantai yang belum sepenuhnya rata dengan tanah. Sebagian bangunan itu telah dibongkar.
Terdapat alat berat yang terparkir di dalam area bekas sekolah itu.
Di lapangan, tampak sejumlah puing dan besi yang diduga merupakan sisa pembongkaran bangunan.
Selain itu, terlihat sebuah spanduk yang menyatakan bahwa lokasi tersebut akan dibangun menjadi kawasan Rumah Kreatif Anak Istimewa.
Dalam spanduk itu juga tertulis proyek pembangunan dan penataan lingkungan tersebut akan dikerjakan selama 165 hari dengan anggaran sebesar Rp 15,7 miliar.
Rusdi, pengemudi ojek daring yang biasa mangkal di sekitar lokasi, mengatakan pembongkaran dilakukan sekitar dua hingga tiga hari lalu.
"Pakai alat berat seinget saya, terus ditutup seng," ucap Rusdi saat ditumi di sekitar lokasi, Rabu.
Menurut Rusdi, perselisihan terkait bangunan sekolah itu sudah berlangsung lama sebelum akhirnya dibongkar untuk dijadikan Rumah Kreatif Anak Istimewa.
"Kalau saya sih harusnya di renovasi saja jangan mengurangi gedung sekolah, kalau sekarang kan mau jadi runah kreatif anggaran besar, ya semoga bermanfaat," ucap Rusdi.
Sebelumnya: 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Selanjutnya: Persija Resmi Rekrut Eks Gelandang Timnas Bosnia Stjepan Loncar
Artikel Terkait
- Tragedi Gempa M 9,2 yang Picu Tsunami hingga Bikin Seluruh Dunia Bergetar
- Fraksi PDI Perjuangan Desak Pemprov Sumut Investigasi Kelangkaan BBM
- Anomali Banjir di Tengah Kemarau
- Wakil Ketua DPRD Surabaya Dorong Semua OPD Buka Hotline Aduan Warga
- Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
- Mensos Minta Program Kemensos Lebih Terintegrasi hingga Berbasis Data
- Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
- Curhat Lautaro Martinez Usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026
