Respons Laporan Warga, Polres Kuansing Musnahkan 48 Rakit Emas Ilegal

Polres Kuantan Singingi bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait aktivitas perusakan penambangan emas tanpa izin di Sungai Kuantan. Puluhan rakit tambang emas ilegal langsung dimusnahkan dalam operasi tersebut.
Operasi digelar pada Selasa dengan menyasar 5 desa, yakni Desa Sikakak, Desa Kampung Baru, Desa Pulau Jambu, Desa Koto Cerenti, dan Desa Pulau Bayur. Operasi tersebut melibatkan belasan personel gabungan dari Polsek Cerenti, TNI, dan perwakilan Camat Cerenti.
Penertiban ini menindaklanjuti laporan warga Kecamatan Cerenti yang resah terhadap aktivitas penambangan emas ilegal jenis dompeng dan stinkai. Selain tidak memiliki izin resmi, operasional peralatan tersebut dinilai telah merusak ekosistem air sungai dan memicu dampak lingkungan yang merugikan warga sekitar.
"Aktivitas PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan ini sudah sangat meresahkan warga. Berdasarkan informasi dan laporan yang kami terima, hari ini tim gabungan langsung turun ke lima titik desa untuk melakukan penindakan tegas," ujar Iptu Peri Padli dalam keterangannya.
Tim gabungan menyisir satu per satu lokasi yang disinyalir menjadi lokasi penambangan ilegal. Hasil penelusuran, polisi menemukan total 48 unit rakit dompeng yang tengah beroperasi maupun yang ditinggalkan pemiliknya di tepi sungai.
Guna memberikan efek jera dan memastikan alat-alat ilegal tersebut tidak bisa digunakan kembali, petugas mengambil tindakan tegas di tempat.
"Seluruh rakit penambangan jenis dompeng yang kami temukan langsung dilakukan tindakan hukum dengan cara dirusak dan dibakar di lokasi. Total ada 48 rakit yang kami musnahkan total agar tidak bisa beroperasi lagi," imbuhnya.
Meski berhasil melumpuhkan puluhan sarana penambangan ilegal, petugas tidak menemukan pelaku maupun pekerja dompeng. Pihak kepolisian menyatakan tidak ada barang bukti fisik yang dibawa ke Mapolsek karena seluruh sarana langsung hangus dimusnahkan di tempat kejadian perkara .
Polres Kuansing memastikan bahwa seluruh rangkaian penindakan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari pihak manapun. Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus proaktif melaporkan segala bentuk aktivitas ilegal yang merusak lingkungan demi mewujudkan wilayah Kuansing yang aman dan terjaga kelestariannya.
Lihat juga Video 'Heboh Polisi Pohuwato Pamer Duit Miliaran, Kini Diperiksa Propam':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Demo Tuntut Penurunan Plt Rektor UINSA, Mahasiswa Bakar Ban dan Jas Almamater
Selanjutnya: Viral Video Dishub Dharmasraya Tarik Retribusi Truk Antre BBM, Kadishub: Bukan Pungutan di Dalam SPBU
Artikel Terkait
- Sahara Barat: The Odyssey Christopher Nolan dan Bayang-Bayang Sejarah yang Belum Tuntas
- Guru Gen Z di Malang Manfaatkan Instagram untuk Promosi Sekolah
- Ketua IDI TTU Diperiksa Polda NTT, Ungkap Intimidasi yang Dilaporkan Dokter Icha Sebelum Meninggal
- Lawan Narkoba lewat Kearifan Lokal, Sekda Tulang Bawang Ferli Yuledi Raih Gelar Doktor di Unila
- Memori Ngeri Bencana Lahar Dingin yang Menewaskan 25 Ribu Orang
- IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.041, Saham RANS Melonjak 24,77 Persen
- Soal Konflik 2 Desa di Flores Timur, Wabup: Pemkab Sudah Bekerja Maksimal
- Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran
