Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ditangkap Tak Jauh dari Sekolah

Polisi menangkap pria berinisial MY , yang mengirim ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pelaku ditangkap di kediamannya yang tak jauh dari sekolah tersebut.
"Betul tidak jauh dari sekolah kediamannya," kata Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jaksel Ipda Alpino De Tech kepada wartawan di Mapolres Metro Jaksel, Senin .
MY ditangkap kurang dari 24 jam, tepatnya pada pukul 12.20 WIB siang tadi di Gang Kidan, Kampung Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jaksel. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan di Mapolres Metro Jakarta Selatan.
"Saat ini masih kami lakukan pemeriksaan, kami lakukan berita acara pemeriksaan kepada terduga pelaku," ungkapnya.
Pelaku saat ini masih berstatus sebagai saksi. "Sampai saat ini masih saksi, nanti kami akan sampaikan pada kesempatan berikutnya," ucapnya.
Polisi mengungkapkan fakta lain terkait sosok MY. Ternyata MY adalah orang tua salah satu siswa di sekolah tersebut.
"Setelah pelaku diamankan, ternyata anaknya pelaku juga bersekolah di sekolah tersebut," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin kepada wartawan, Senin .
Iman mengatakan pelaku sempat menjemput anaknya setelah mengirimkan pesan tersebut. Sebagaimana diketahui, para siswa di SDN itu dibubarkan dan diminta pulang setelah adanya teror bom.
"Tadi pagi yang bersangkutan sempat juga menjemput anaknya dari sekolah pada saat diberitahukan ada teror terkait dengan ancaman bom tersebut," imbuhnya.
Berdasarkan penyelidikan sementara, pelaku mengaku iseng saat mengirimkan ancaman teror itu. Polisi masih melakukan pendalaman terkait pengakuan pelaku.
Sebagai informasi, ancaman teror itu dikirimkan saat siswa sedang melakukan upacara pagi tadi. Setelah penyisiran Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror, tidak ditemukan adanya bahan peledak di lokasi.
Simak juga Video 'Pramono Minta Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah Didalami':
[Gambas:Video 20detik]
Sebelumnya: Astrolog Sebut 4 Zodiak yang Paling Beruntung di Akhir Juli 2026, Ada Leo
Selanjutnya: Sesar Sianok Menggeliat 2 Kali, PGA Gunung Marapi: Tak Pengaruhi Aktivitas Gunung
Artikel Terkait
- Ada Barcode Lapor Anonim, Sekolah Bolehkan Siswa Laporkan Kekerasan hingga Peredaran Narkoba
- Jepang Akan Operasikan Kereta Hidrogen Hybrid Pertama pada 2027
- Trump Cawe-cawe Taktik Inggris, Harry Kane Harusnya Tak Jadi Bek
- "Smart Money" Cabut Rp 317 Miliar dari Saham RANS, JELI Rp 98 Miliar, Ada Apa?
- Angka Kelahiran Anjlok Sampai Bikin Biksu di Korsel Bantu Para Lajang Cari Jodoh
- Daftar 8 SD Negeri di Sragen yang Bakal Dilebur pada 2026
- Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat Panen Raya di Malang
- Banyuwangi Jadi Inspirasi Pengelolaan Wisata Bahari di ASEAN
