Gunung Karangetang Sulut Erupsi, Lontarkan Material Pijar

Gunung Karangetang, di Pulau Siau, Sulawesi Utara , mengalami erupsi. Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia P Tatipang, mengatakan letusan gunung itu menyebabkan lontaran material pijar di sekitar kawah.
"Terjadi letusan eksplosif cukup kuat yang kemudian diikuti dengan lontaran material pijar di sekitar kawah," kata Yudia di Manado, seperti dilansir Antara, Minggu .
Yudia mengatakan, lontaran material pijar tersebut kemudian membakar alang-alang yang ada di sekitar kawah. Dia menyebut letusan mengarah ke utara.
"Nyala api tersebut kemudian memantul ke awan sehingga kelihatan nyala api tersebut besar. Jadi letusannya mengarah ke arah utara," katanya menambahkan.
Yudia menyebutkan, lontaran material pijar tersebut kemungkinan tidak menjangkau area permukiman warga.
"Pascaletusan tersebut, kami mengajak personel di lapangan memantau bila ada terjadi leleran lava pijar," ujarnya.
Hingga kini, kata dia, status Gunung Karangetang masih Level II . Gunung Karangetang di Pulau Siau diperkirakan meletus sekitar pukul 19.14 Wita.
"Kami berharap warga tetap mematuhi rekomendasi yang diterbitkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ajak Yudia.
Sebelumnya: Viral Remaja di Sidoarjo Terima Pesanan Ojol Sambil Bugil di Teras Rumah
Selanjutnya: Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon
Artikel Terkait
- BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM
- Begini Cara BRI Permudah Layanan Keuangan WNI di Taiwan
- Asosiasi Mitra BGN Curhat di DPR: Ada Keracunan, Kami yang Dianggap Salah
- Pria Australia Meninggal di Tahanan Imigrasi Bali, Keluarga Mempertanyakannya
- Nobar Pildun di Menteng Tenggulun, Mendagri Tekankan Semangat Kebersamaan
- Kampus Klarifikasi soal Rachmi yang Temui Dedi Mulyadi di Padang, Sebut Terkendala Akademik
- Dasco Pimpin Rapat DPR dengan Pemerintah, Bahas Anggaran Kapal Perintis
- Slamet Ariyadi Resmi Terpilih Jadi Ketua Umum BM PAN
