Gunung Karangetang Sulut Erupsi, Lontarkan Material Pijar

Gunung Karangetang, di Pulau Siau, Sulawesi Utara , mengalami erupsi. Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Karangetang, Yudia P Tatipang, mengatakan letusan gunung itu menyebabkan lontaran material pijar di sekitar kawah.
"Terjadi letusan eksplosif cukup kuat yang kemudian diikuti dengan lontaran material pijar di sekitar kawah," kata Yudia di Manado, seperti dilansir Antara, Minggu .
Yudia mengatakan, lontaran material pijar tersebut kemudian membakar alang-alang yang ada di sekitar kawah. Dia menyebut letusan mengarah ke utara.
"Nyala api tersebut kemudian memantul ke awan sehingga kelihatan nyala api tersebut besar. Jadi letusannya mengarah ke arah utara," katanya menambahkan.
Yudia menyebutkan, lontaran material pijar tersebut kemungkinan tidak menjangkau area permukiman warga.
"Pascaletusan tersebut, kami mengajak personel di lapangan memantau bila ada terjadi leleran lava pijar," ujarnya.
Hingga kini, kata dia, status Gunung Karangetang masih Level II . Gunung Karangetang di Pulau Siau diperkirakan meletus sekitar pukul 19.14 Wita.
"Kami berharap warga tetap mematuhi rekomendasi yang diterbitkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ajak Yudia.
Sebelumnya: Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya
Selanjutnya: Korupsi Proyek Mini Zoo Purworejo Rugikan Negara Rp 6,5 Miliar, Tiga Tersangka Segera Disidang
Artikel Terkait
- Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak
- Berlangsung Meriah, Rangkaian HUT ke-46 Dekranas Resmi Ditutup
- Penarikan Manfaat JHT BPJS Ketenagakeraan Bisa Kena Pajak Progresif, Simak Aturannya
- Bentrok di Adonara NTT: 3 Orang Tewas, 5 Luka, 20 Rumah Terbakar
- Perkara Klakson Berujung Konflik Antar-tetangga hingga Digotong Paksa
- Gus Ipul Jelaskan MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap, Ini Alasannya
- Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya
- Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua
