Foto Tumpukan Uang Diduga Milik Kepala SPPG di Pesisir Barat, KPPG Lampung Buka Suara

Foto yang memperlihatkan tumpukan uang tunai dalam jumlah besar diduga melibatkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 Pasar Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.
Dalam foto yang beredar, tampak uang pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000 disusun dalam beberapa tumpukan.
Pada foto lainnya, uang tersebut terlihat dimasukkan ke dalam kantong plastik berwarna hitam.
Foto-foto itu diduga diambil di dalam sebuah ruangan kerja.
Unggahan yang memuat foto tersebut ramai diperbincangkan warganet.
Hingga Jumat (17/7/2026), video yang menampilkan foto-foto itu telah ditonton lebih dari 27.000 kali dan dibagikan sekitar 580 kali di media sosial.
Sejumlah akun media sosial pun meminta adanya penelusuran terkait asal-usul foto dan uang yang terlihat dalam unggahan tersebut.
Namun, berbagai komentar yang beredar sejauh ini masih merupakan opini pribadi warganet dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kepala SPPG 02 Pasar Krui diketahui bernama Chaeirunnisa.
Sementara itu, seorang ahli gizi yang turut menjadi sorotan dalam unggahan tersebut adalah Bunga Nanda Puspita.
Menanggapi viralnya foto tersebut, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Provinsi Lampung Achmad Hery Setiawan mengatakan, pihaknya telah meminta klarifikasi kepada Koordinator Wilayah maupun Kepala SPPG Pasar Krui.
"Kami sudah meminta klarifikasi kepada koordinator wilayah dan Kepala SPPG terkait foto yang beredar di media sosial," kata Achmad Hery kepada Kompas.com, Jumat (17/7/2026).
Menurut dia, berdasarkan informasi yang diterimanya dari koordinator wilayah, foto tersebut merupakan unggahan lama yang berasal dari akun Facebook milik ahli gizi di SPPG 02 Pasar Krui dan diambil pada Januari 2026.
"Berdasarkan keterangan dari koordinator wilayah, foto tersebut merupakan unggahan lama di akun Facebook milik ahli gizi yang diambil pada Januari lalu," ujarnya.
Menurut Achmad Hery, foto lama itu kembali diangkat dan disebarluaskan di media sosial sehingga memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Meski demikian, pihaknya belum memberikan kesimpulan lebih jauh dan masih melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh informasi yang berkembang.
"Kami masih terus berkoordinasi dan melakukan penelusuran agar informasi yang beredar dapat dipastikan kebenarannya dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat," katanya.
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi terkait konteks pengambilan foto maupun asal-usul uang yang terlihat dalam unggahan tersebut.
KPPG Lampung menyatakan proses klarifikasi masih berlangsung.
Sebelumnya: Iran Akui Salah Tembaki Kapal-kapal di Selat Hormuz
Selanjutnya: ASDP Siapkan Sterilisasi Pelabuhan, Layanan Penyeberangan Masuk Era Digital
Artikel Terkait
- Dari Pesantren untuk Kemandirian Ekonomi, Kiprah Thohir Yasin Bangun Ekosistem Bisnis Syariah di Lombok
- Pengamat: TPA Terbakar Bukan karena Kemarau, tapi Tata Kelola Buruk
- ADAKSI Desak RUU Sisdiknas Tak Komersialisasi Kampus dan Bergantung UKT Sepenuhnya
- Hampir 1.000 Burung Liar Diangkut dalam Bagasi Bus Menuju Jakarta, Digagalkan di Bakauheni
- MTrans Pecat Kru Bus yang Diduga Lecehkan Penumpang Saat Perjalanan Malang-Denpasar
- Polisi Ungkap Sosok Pelaku Pemicu Rangkaian Pemerkosaan Gadis Sampang
- Polda NTT Akan Gelar Perkara Kasus Dokter Icha Pekan Ini
- Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story
