Lagi, Penyidik Polri Datangi Kejagung Bawa Barang Bukti Kasus Eks Jampidsus Febrie

Mereka menurunkan sejumlah kotak berwarna biru serta bungkusan berwarna hijau dari mobil.
Barang-barang tersebut dibawa masuk ke dalam Gedung Bundar dengan pengawalan petugas.
Setelah memasuki area gedung, rombongan penyidik berjalan menuju sebuah ruangan di Gedung Bundar sambil membawa kotak-kotak barang bukti.
Sejumlah personel pengamanan dari Kejaksaan dan aparat TNI tampak berjaga di sekitar pintu masuk, sementara awak media mengabadikan proses tersebut dari luar ruangan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna membenarkan kedatangan penyidik Polri tersebut.
"Benar. Itu masih bagian dari proses penyerahan barang bukti dalam tiga perkara dari penyidik Polri ke penyidik Kejagung," ujar Anang, kepada Kompas.com, Kamis.
Anang belum menjelaskan secara perinci jenis maupun jumlah barang bukti yang diserahkan dalam proses tersebut.
Kedatangan penyidik Polri pada Kamis sore ini bukan kali ini saja terjadi.
Sebelumnya, penyidik Polri mendatangi Gedung Bundar pada Selasa (14/7/2026) dan Rabu (15/7/2026).
Mereka juga membawa sejumlah barang.
Anang membenarkan bahwa kedatangan penyidik Polri itu merupakan bagian dari tahapan pengalihan penanganan perkara.
"Benar, rangkaian dari proses penyerahan administrasi penyidikan terkait kasus tersebut," ujar Anang, Selasa.
Polri telah menyerahkan administrasi penanganan tiga perkara yang melibatkan Febrie Adriansyah kepada Kejagung.
Kejaksaan Agung menyatakan akan mempelajari seluruh berkas yang diterima sebelum melanjutkan proses hukum.
Sebelumnya: Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
Selanjutnya: Ada Mobil Tangki Gratis Selama Air PAM Mati di Jakbar, Begini Cara Aksesnya
Artikel Terkait
- Meta Digugat Pegawai, Tuding Perusahaan Pakai AI untuk Seleksi PHK
- Di Depan Prabowo, Menkop Ingin Koperasi Kembali Jadi Sokoguru Perekonomian
- Sindikat Penipuan Online Berkedok Lelang Mobil di Medan Dibongkar, Otak Pelakunya Ternyata Penjaga Kos Korban
- Reza Arap Ungkap Alasan Aloy Tak Pernah Ikut Promo Harusnya Horror
- Kejari Tetapkan ASN Pemkab Bogor Tersangka Korupsi RSUD Parung, Langsung Ditahan
- Gangguan Layanan Air PAM Semestinya Diikuti Diskon Tagihan Pelanggan
- Meluas ke Lingkaran Elite, Skandal Korupsi Kembali Guncang China
- Sinkronisasi Prodi dengan Kebutuhan SDM, Mendikti Finalisasi Arsitektur Pendidikan Tinggi
