PKB: Konflik Suku-Agama Berawal dari Persoalan Kemiskinan

"Kadang-kadang kita tidak pernah menyadari bahwa persoalan-persoalan seperti kemiskinan, persoalan-persoalan seperti keterbelakangan ekonomi, pendidikan, sudah menjadi hal yang kita hadapi sehari-hari," imbuhnya.
Faisol menuturkan, persoalan itu menimbulkan pikiran-pikiran maupun berbagai pandangan yang memicu dan menjadi dorongan konflik-konflik horizontal muncul di tengah-tengah masyarakat.
Oleh karenanya, Muhaimin Iskandar yang juga merupakan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat berupaya memperkecil angka kemiskinan sesuai dengan arah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dengan begitu, ucap Faisol, konflik horizontal dapat diredam.
"Agar tidak ada peluang orang-orang yang selama ini memiliki keterbatasan ekonomi berpikir bahwa ada persoalan-persoalan yang memicu timbulnya konflik-konflik horizontal," beber Faisol.
Ia pun berharap berbagai program yang digagas Presiden Prabowo mampu menyelesaikan dan memutus persoalan mendasar dalam struktur masyarakat.
Menurutnya, kekuatan, modal, dan kekayaan Indonesia sebagai bangsa terlalu besar untuk menjadi hambatan di mana persatuan dan kesatuan tidak bisa dibangun.
"Kekayaan-kekayaan inilah yang semestinya dijadikan modal untuk merawat perbedaan-perbedaan, merawat yang namanya perbedaan suku, perbedaan agama agar tetap ada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," tandas Faisol.
Sebelumnya: Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
Selanjutnya: Mayoritas Pedagang E-commerce Belum Punya NIB, Ini Alasannya
Artikel Terkait
- Pulang ke Jogja, Pembalap Moto3 Mario Aji Cerita Ditilang di Spanyol
- Pengelola SPBU di Lampung Barat Ditetapkan Tersangka Kasus Penyelewengan BBM Subsidi Pertalite
- BMKG: Ini Wilayah Berpotensi Hujan dan Angin Kencang pada 20 Juli 2026
- Mobil Oleng Tabrak 'Pantat' Truk di Tol Singosari-Surabaya, 5 Orang Tewas
- Terima Kunjungan Dubes Houssaini, Megawati Diundang ke Maroko
- Marak Balap Liar, Dinas Pendidikan Situbondo Akan Sanksi Siswa yang Bandel
- Sekali Dayung, Tiga Kasus Korupsi Terlampaui
- Presiden LaLiga Konfirmasi Barcelona Kembali ke Aturan Rasio 1:1
